ABOUT PORTFOLIO BLOG GALLERY RESOURCES CONTACT
Home / Blog / Experience / Journey

Teaching Coding Taught Me More Than Just Programming

Author

Rizal Azis

Author

Aug 12, 2026
16 Min Read
Teaching Coding Taught Me More Than Just Programming

Pengalaman mengajar dan mentoring coding mengajarkan saya bahwa programming bukan hanya tentang menulis kode, tetapi juga komunikasi, problem solving, dan memahami cara belajar orang lain

Mengajar Coding Mengajarkan Saya Lebih dari Sekadar Programming

Kalau kita sudah cukup lama berkecimpung di dunia programming, terkadang ada beberapa hal yang terasa sangat sederhana.

Misalnya:

"Tinggal buat function."

"Tinggal panggil API."

"Tinggal perbaiki error-nya."

"Tinggal install dependency."

Bagi kita yang sudah terbiasa dengan programming, hal-hal tersebut mungkin terdengar sederhana.

Tapi ketika harus menjelaskannya kepada seseorang yang baru belajar coding, ternyata ceritanya bisa berbeda.

Saya pernah mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam Teaching & Mentoring Sessions Coding Programming, membantu peserta belajar dan memahami konsep programming secara langsung.

Awalnya saya berpikir bahwa mengajar coding hanya tentang menjelaskan materi dan memberikan contoh kode.

Ternyata saya salah.

Dari pengalaman tersebut, saya justru belajar bahwa mengajar coding membuat saya memahami programming dengan cara yang berbeda.

Dan bukan hanya programming.

Saya juga belajar banyak tentang komunikasi, kesabaran, problem solving, dan bagaimana memahami cara orang lain belajar.

Mengajar Coding Ternyata Tidak Sesederhana Menjelaskan Kode

teacher-coding

Ketika seseorang bertanya:

"Kak, ini kenapa error?"

Jawaban paling mudah sebenarnya:

"Coba lihat error message-nya."

Tapi apakah jawaban tersebut benar-benar membantu?

Belum tentu.

Bagi orang yang sudah terbiasa programming, error message mungkin terlihat jelas.

Tapi bagi seseorang yang baru belajar, satu pesan error saja bisa membuat bingung.

Mereka mungkin belum tahu:

  • Apa arti error tersebut?

  • Bagian kode mana yang bermasalah?

  • Apa penyebabnya?

  • Bagaimana cara mencari solusinya?

  • Apakah harus mengubah kode?

  • Atau justru masalahnya ada di environment?

Dari sini saya mulai memahami bahwa mengetahui solusi dan menjelaskan solusi adalah dua kemampuan yang berbeda.

Saya Harus Benar-Benar Memahami Materinya

Ini salah satu hal menarik dari pengalaman mengajar coding.

Ketika hanya mengerjakan project sendiri, terkadang kita bisa menyelesaikan masalah dengan cara:

"Coba ubah bagian ini."

"Coba pakai cara ini."

"Sepertinya ini yang menyebabkan error."

Tetapi ketika mengajar, peserta bisa saja bertanya:

"Kenapa harus seperti itu?"

Nah, pertanyaan sederhana tersebut bisa membuat kita berpikir lebih dalam.

Misalnya ketika menjelaskan sebuah konsep programming.

Bukan hanya:

"Gunakan function seperti ini."

Tetapi harus bisa menjelaskan:

"Kenapa kita menggunakan function?"

"Apa masalah yang diselesaikan?"

"Kapan sebaiknya digunakan?"

"Apa yang terjadi kalau tidak menggunakan pendekatan tersebut?"

Di sinilah saya merasa bahwa mengajar coding justru membuat pemahaman programming menjadi lebih kuat.

Dari Menulis Kode ke Menjelaskan Konsep

Programming sebenarnya memiliki banyak konsep yang cukup abstrak bagi pemula.

Contohnya:

  • Variable

  • Function

  • Loop

  • Conditional

  • Object

  • Database

  • API

  • Authentication

  • Framework

Bagi developer, konsep tersebut mungkin sudah biasa.

Tetapi untuk pemula, semuanya bisa terasa seperti bahasa baru.

Karena itu, saat mengajar saya belajar untuk tidak langsung menggunakan istilah teknis sebanyak mungkin.

Saya mencoba menggunakan contoh yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Misalnya ketika menjelaskan variable, kita bisa membayangkannya seperti sebuah kotak yang memiliki nama dan menyimpan sesuatu.

nama = "Rizal"
umur = 25

Daripada langsung memberikan definisi teknis yang panjang, analogi sederhana terkadang jauh lebih mudah dipahami.

Tidak Semua Orang Belajar Coding dengan Cara yang Sama

Ini juga menjadi salah satu pelajaran yang cukup penting bagi saya.

Ada orang yang bisa langsung memahami ketika melihat contoh kode.

Ada yang lebih mudah memahami melalui gambar.

Ada yang harus mencoba sendiri.

Ada yang perlu penjelasan dari dasar.

Ada juga yang baru memahami setelah melakukan kesalahan beberapa kali.

Artinya, tidak ada satu cara belajar programming yang cocok untuk semua orang.

Sebagai mentor, kita perlu menyesuaikan cara menjelaskan.

Kalau satu cara belum berhasil, mungkin bukan berarti orang tersebut tidak bisa belajar.

Bisa saja cara menjelaskannya yang perlu diubah.

Ketika Peserta Mengalami Error

teacher-coding

Bagian ini mungkin yang paling sering terjadi ketika belajar programming.

Peserta sedang mengerjakan kode.

Kemudian tiba-tiba:

Error.

Lalu muncul pertanyaan:

"Kak, ini kenapa?"

Dan biasanya kita mulai melakukan debugging bersama.

Mulai dari melihat error message.

Kemudian mengecek:

  • Syntax

  • Variable

  • Function

  • Input

  • Logic

  • Database

  • Configuration

Kadang masalahnya sangat sederhana.

Kadang juga ternyata cukup kompleks.

Tetapi dari proses tersebut ada satu hal yang menurut saya penting:

Jangan langsung memberikan jawabannya.

Kalau mentor langsung memperbaiki semua kode peserta, mungkin masalahnya selesai.

Tapi peserta belum tentu belajar.

Lebih baik membantu mereka menemukan jawabannya.

Misalnya dengan bertanya:

"Menurut kamu error-nya muncul di bagian mana?"

"Kalau kita lihat error message ini, kira-kira apa yang dimaksud?"

"Coba cek variable ini."

Dengan begitu, peserta tidak hanya mendapatkan solusi, tetapi juga belajar cara berpikir ketika menghadapi masalah programming.

Teaching Membuat Saya Lebih Sabar

Programming sendiri sudah cukup menantang.

Mengajarkan programming kepada orang lain membutuhkan kesabaran tambahan.

Karena sesuatu yang menurut kita sederhana belum tentu sederhana bagi orang lain.

Kadang sebuah konsep perlu dijelaskan dua kali.

Kadang tiga kali.

Kadang harus menggunakan analogi yang berbeda.

Dan terkadang kita harus kembali ke konsep paling dasar.

Dari sini saya belajar bahwa menjadi mentor bukan tentang menunjukkan:

"Saya lebih tahu daripada kamu."

Tetapi lebih kepada:

"Bagaimana saya bisa membantu kamu memahami ini?"

Menurut saya, itu adalah mindset yang jauh lebih penting.

Communication Skill Ternyata Sangat Penting

communication

Salah satu pelajaran terbesar yang saya dapatkan dari pengalaman mengajar coding adalah pentingnya communication skill.

Kita bisa saja memiliki technical skill yang bagus.

Tetapi kalau tidak bisa menjelaskan sesuatu dengan jelas, kemampuan tersebut bisa menjadi sulit untuk dibagikan kepada orang lain.

Dan ini ternyata tidak hanya berlaku ketika mengajar.

Di dunia kerja, seorang developer atau IT professional juga perlu berkomunikasi dengan banyak pihak.

Misalnya:

  • Project Manager

  • Business Analyst

  • Product Owner

  • Client

  • User

  • Stakeholder

  • Developer lainnya

Tidak semua orang memahami istilah teknis.

Jadi kita harus bisa menerjemahkan:

Technical Language → Business Language → Simple Explanation

Kemampuan ini menurut saya sangat valuable.

Mengajar Coding Membuat Saya Lebih Jago Bertanya

Ini mungkin terdengar sedikit aneh.

Bukankah seorang mentor seharusnya lebih banyak menjawab?

Ternyata tidak selalu.

Kadang pertanyaan yang tepat jauh lebih membantu daripada langsung memberikan jawaban.

Misalnya ketika peserta mengatakan:

"Kode saya tidak jalan."

Daripada langsung membuka laptop dan memperbaikinya, kita bisa bertanya:

"Bagian mana yang menurut kamu tidak berjalan?"

Kemudian:

"Apa yang kamu harapkan terjadi?"

Lalu:

"Apa yang sebenarnya terjadi?"

Dari tiga pertanyaan sederhana tersebut, kita sudah mulai membantu peserta melakukan proses debugging.

Ini juga mengingatkan saya pada prinsip problem solving:

Before solving the problem, make sure you understand the problem.

Mengajar Membuat Saya Melihat Programming dari Perspektif Pemula

Ketika sudah lama programming, kita terkadang lupa bagaimana rasanya menjadi pemula.

Dulu mungkin kita juga pernah bingung dengan:

if
else
for
function
class
API
database

Tapi setelah bertahun-tahun menggunakannya, semua terlihat normal.

Mengajar membuat saya kembali melihat programming dari perspektif seseorang yang baru mulai.

Dan menurut saya, ini justru bagus.

Karena kita menjadi lebih sadar bahwa learning curve dalam programming memang tidak selalu mudah.

Tidak Semua Masalah Harus Langsung Diperbaiki

Ada satu hal yang saya pelajari ketika melakukan mentoring.

Kadang sebagai mentor kita terlalu ingin membantu.

Begitu melihat peserta mengalami error, kita langsung ingin memperbaikinya.

Padahal sebenarnya error tersebut bisa menjadi kesempatan belajar.

Daripada langsung mengatakan:

"Ini salahnya di sini."

Lebih baik:

"Coba kamu cari dulu bagian yang menyebabkan masalah."

Dengan begitu, peserta mulai belajar melakukan debugging sendiri.

Karena tujuan mentoring bukan membuat peserta selalu bergantung kepada mentor.

Tujuannya justru membuat mereka semakin mandiri.

Apa yang Saya Pelajari dari Mengajar Coding?

Setelah melalui pengalaman tersebut, ada beberapa hal yang menurut saya paling berkesan.

1. Teaching Makes You Learn Again

Ketika mengajarkan sesuatu, kita sebenarnya sedang belajar kembali.

Bedanya, kali ini kita belajar dari perspektif yang berbeda.

Kita tidak hanya bertanya:

"Apakah saya tahu?"

Tetapi:

"Apakah saya benar-benar memahami konsep ini?"

2. Communication Is a Technical Skill Too

Technical skill memang penting.

Tetapi kemampuan menjelaskan technical concepts juga sangat penting.

Karena di dunia profesional, kita tidak bekerja sendirian.

3. Problem Solving Is More Important Than Memorizing

Saya juga semakin menyadari bahwa belajar programming bukan tentang menghafalkan semua syntax.

Developer tidak mungkin menghafalkan semua kode.

Yang lebih penting adalah mengetahui:

Bagaimana mencari tahu ketika kita tidak tahu.

Google, documentation, Stack Overflow, AI tools, dan berbagai resource lainnya bisa membantu.

Tetapi kita tetap perlu memiliki kemampuan untuk memahami masalah dan mencari solusi.

4. Patience Matters

Belajar programming membutuhkan waktu.

Tidak semua orang akan langsung memahami sebuah konsep.

Sebagai mentor, kita perlu memberikan ruang bagi orang lain untuk belajar.

5. The Goal Is Independence

Mentoring yang baik menurut saya bukan ketika peserta selalu bertanya kepada mentor.

Justru sebaliknya.

Mentoring yang baik adalah ketika peserta mulai berkata:

"Saya coba cari tahu dulu."

Dan kemudian:

"Oh, ternyata masalahnya di sini."

Itu adalah progress.

Mengajar Coding Juga Mengembangkan Leadership

Awalnya saya mungkin tidak menganggap teaching sebagai bagian dari leadership.

Tetapi semakin dijalani, saya mulai melihat hubungannya.

Seorang mentor perlu:

  • Membimbing

  • Memberikan arahan

  • Mendengarkan

  • Memberikan feedback

  • Membantu orang lain berkembang

  • Mendorong orang lain menjadi lebih mandiri

Dan menurut saya, itu merupakan bagian dari leadership.

Leadership tidak selalu berarti menjadi orang yang paling banyak bicara atau paling tinggi posisinya.

Kadang leadership justru terlihat dari bagaimana kita membantu orang lain berkembang.

Dari Teaching ke Dunia Profesional

Menariknya, banyak hal yang saya pelajari dari mengajar coding ternyata relevan dengan pekerjaan di dunia teknologi.

Misalnya ketika bekerja dalam sebuah project.

Kita perlu menjelaskan:

"Kenapa kita memilih solusi ini?"

Kita perlu memahami:

"Apa sebenarnya masalah yang ingin diselesaikan?"

Kita perlu berkomunikasi dengan stakeholder.

Kita perlu menerima feedback.

Dan ketika ada masalah, kita perlu melakukan problem solving.

Hal-hal tersebut ternyata memiliki pola yang cukup mirip dengan mentoring.

Kenapa Developer Perlu Belajar Menjelaskan?

Menurut saya, ini salah satu skill yang sering dianggap remeh.

Developer mungkin berpikir:

"Yang penting aplikasinya jalan."

Tetapi dalam project nyata, itu tidak selalu cukup.

Anda mungkin perlu menjelaskan:

  • Cara kerja sistem

  • Technical limitation

  • Technical debt

  • Architecture

  • API

  • Database

  • Development progress

  • Technical risks

Dan orang yang Anda ajak bicara belum tentu developer.

Karena itu, kemampuan menjelaskan sesuatu secara sederhana menjadi sangat penting.

Mengajar Coding Membuat Saya Menjadi Learner yang Lebih Baik

Pada akhirnya, pengalaman teaching dan mentoring ini membuat saya menyadari bahwa belajar dan mengajar sebenarnya memiliki hubungan yang sangat dekat.

Ketika kita mengajar:

Kita menjelaskan → kita ditanya → kita berpikir → kita belajar lagi.

Siklusnya terus berulang.

Learn
  ↓
Practice
  ↓
Teach
  ↓
Get Questions
  ↓
Think Again
  ↓
Learn More

Dan menurut saya, ini adalah salah satu cara belajar yang sangat efektif.

Pengalaman Teaching & Mentoring Sessions Coding Programming memberikan saya perspektif baru tentang dunia programming.

Saya awalnya berpikir bahwa mengajar coding hanya tentang menjelaskan syntax, memberikan contoh, dan membantu peserta menyelesaikan latihan.

Ternyata jauh lebih dari itu.

Mengajar membuat saya belajar bagaimana:

  • Menjelaskan konsep yang kompleks dengan sederhana

  • Memahami perspektif pemula

  • Bertanya sebelum memberikan jawaban

  • Membantu orang lain melakukan problem solving

  • Menjadi lebih sabar

  • Berkomunikasi dengan lebih baik

  • Memberikan feedback

  • Membantu orang lain menjadi lebih mandiri

Dan mungkin pelajaran paling pentingnya adalah:

You don't truly understand something until you can explain it to someone else.

Karena pada akhirnya, programming bukan hanya tentang berapa banyak kode yang bisa kita tulis.

Tetapi juga tentang seberapa baik kita memahami masalah, mencari solusi, berkomunikasi, dan membantu orang lain memahami teknologi.

Bagi saya, mengajar coding bukan hanya tentang mengajarkan programming kepada orang lain.

Saya juga belajar kembali tentang programming dari orang lain.

Related Articles

From Student to Speaker : My Experience Teaching Technology at a Career Expo

Experience / Journey — 5 min read

My Journey Building an IoT Smart Irrigation System for Agriculture

Experience / Journey — 15 min read

Becoming a Coding Instructor: Lessons That Made Me a Better Software Developer

Experience / Journey — 6 min read